Twitter Blogger :

Diberdayakan oleh Blogger.

Who's the blogger?

Foto saya
Truth is about discovery and fun adventure.
Kamis, 12 Januari 2012
12 Januari 2012

Bukanlah angka beruntung di hari ini untuk satu sejawat saya yang sedang ‘kecelakaan’. Mungkin sudah banyak kita simak di film, novel, komik, radio, theater, musik, gossip sekitar atau dari balada kera yang dikenal dengan nama sinetron tentang kecelakaan performa dua insan yang dimabuk asmara. Tapi sekarang tragedi ini terjadi tepat di depan mata saya (bukan berarti saya yang mengalami kecelakaan tersebut).

Adalah Astrid, sejawat seangkatan saya yang sedang menjalani proses skripsi (kampusnya tak akan saya ceritakan), hari ini kami bertemu untuk kesekian kalinya sekalian melaporkan kabar tubuhnya yang sedang bernyawa 2, dengan pembawaan santai kami bersua di wajahnya yang berparas ayu lemu terlihat pancaran duka.

Mungkin sebagai lelaki kita tabu untuk mengeluarkan air mata, tapi seperti kata Chandil ex. Vocalist Serieus, ‘Rocker juga Manusia’ maka lebih baik langsung berfokus untuk merubah diri menjadi ‘Bodor Mode’. Beruntung ‘bodor mode’ membuat Astrid pantas disebut wanita seksi berkat karakter tegarnya.

Astrid mungkin tidak seberuntung seperti perempuan lain yang sedang menikmati sabtu malam dengan kekasih hati, bermain sepuasnya dengan teman-teman dan mengembangkan bakat. Tapi saat ini aktivitas normal Astrid sedikit terhalangi karena dia tengah membawa 2 nyawa tanpa diketahui kekasihnya dan keluarganya.

Owhhh….!! Cerita garing bukan? Mungkin bagi anda!! Sayangnya saat ini saya sedang bukan menulis novel, saya sedang menuliskan KISAH NYATA.

Adalah Irfan, saya sedang tak membicarakan pemain sepakbola btw dan Irfan ini tidak ada korelasi dengan ketampanan seorang indo apalagi korelasi mempunyai Istri seksi semacam Jennifer Bachdim.

Kita (termasuk saya yang kaum adam) memang ditakdirkan mempunyai naluri binatang yang tak tau malu, mempunyai stamina fisik 9x lebih kuat, bila ditambah lagi variable bebas seperti sarana pribadi yang mendukung dan kemampuan skill bejad, maka jadilah seperti ini persamaannya :
XXX = X3 + Y1 + Y2
X3        = naluri binatang di kalikan ke-bejad-an
Y1           = sarana pribadi
Y2        = lengahnya lawan jenis

Maka jelegerrrrrrr….. anda bisa membayangkannya! Tapi satu hal yang membuat saya pantas menyebut si Irfan ini seorang ‘Bajingan Kelamin’ adalah Ketidak Professional-an menghindari kecelakaan maut yang menyebabkan Astrid menutup mulutnya pada Irfan dan kekasihnya (dan kekasihnya itu bukanlah Irfan).

Diantara para pembaca sekalian mungkin ada yang termasuk golongan ‘lelaki sangat religius’ seperti Syahrul Gunawan, Tomi Kurniawan, Maher Zain dll, diantara anda juga mungkin ada juga yang tak rela disebut menganut budaya ‘Good Freedom’ seperti Ozzy Osborne atau Matthew Tuck. Tapi teori 2 tipikal lelaki di dunia ini mungkin kita akui keberadaanya sebagai budaya umum yang tak dapat dielakkan :
Hanya ada dua tipikal lelaki di dunia ini :
1.Lelaki Bajingan (normal dan poligamers).
2.Lelaki Homo.

Sumbe teori ini tak jelas. rata-rata teori ini diucapkan oleh sebagian besar lelaki (terutama yang intensitas skill pacarannya tinggi), naahhhh… Dasar Irfan tak ber-skill….!! Entah mungkin dia termasuk doktor tipikal pertama lalu keadaan Astrid yang terpaksa di kosannya, dengan nekat Irfan melakukan ‘Entry Wealth Eagerly Anachronism’ (silahkan anda pecahkan kode yang saya buat sendiri ini) hingga Astrid sekarang memakai topeng sandiwara di kehidupannya.

Kini saya harus menyimpan rahasia ini sampai di saat yang tepat kapan harus saya biarkan Astrid memberikan pelajaran pada Irfan, tak cukup apabila Irfan harus ‘mati’, siksaan bathin rasa bersalah pantas Irfan dapatkan seumur hidup.

Perlu diingat bahwa di catatan ini saya tidak memihak pada Astrid atau Irfan karena saya tidak mau terlibat dari keputusan yang mungkin mengubah masa depan mereka (Astrid dan Irfan). Dan saya masih mencari pola rumus lanjutan tentang kecelakaan ini, semoga anda bisa menghindari kecelakaan ini (bagi yang belum) dan semoga anda menemukan solusi, tanggung jawab dan keberanian menghadapi realita (bagi yang mengalami).

Catatan ini masih berlanjut sampai Astrid memberikan kisah yang selanjutnya dan btw saya menuliskan kisah ini langsung di hadapan Astrid. Semoga hari-hari Astrid beruntung dan semoga Astrid-Astrid yang lain mendapatkan jalan terbaik untuk meneruskan masa depan.

Seperti kata seluruh kalangan bahwa profesi paling mulia seorang wanita adalah menjadi ‘Manusia setengah malaikat’ yang dikenal dengan sebutan ‘Ibunda’. Bila seorang Ibunda mampu melangkah di jalan setapak antara kehidupan dan kematian untuk melahirkan sebuah nyawa, maka tak ada kata ‘memalukan’ bagi Astrid untuk meneruskan hidup si nyawa baru.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

jadi astrid telah ?

Yongki Yessa mengatakan...

you could guess it bro...