Twitter Blogger :
Blog Archive
-
▼
2012
(16)
-
▼
Januari
(6)
- Pangandaran Records with Various Impression.
- [Shocked Confession] Intro untuk Astrid
- Unsur non-fisik dalam tidur dan Pola subjek film P...
- Korelasi antara Matematika-Wanita dan kerennya say...
- Eksistensi Budaya Damai di Tempat dan Sinopsis Cat...
- Review saudara Pitoy,S.E. dan Review daya nalar UA...
-
▼
Januari
(6)
Diberdayakan oleh Blogger.
Blog saya yang lain
Who's the blogger?
Senin, 02 Januari 2012
2 Januari 2012 - pukul 14.50
Catatan saya kali ini bukan gundah gulana seorang jose (jomblo senang) yang bosan melajang, bukan juga analisa ilmiah tentang gossip kiamat 2012, catatan harian ini adalah laporan seorang anak Adam yang menikmati hari-harinya dengan Keceriaan nan Dinamis (walau seringkali konyol), Improvement Creativity dan Syarat akan Produktifitas agar terciptanya budaya pribadi yang produktif (petuah Pak Arry Hutomo dan Ibu Sri Astuti Pratminingsih).
Perlu anda ingat bahwa catatan ini bermaksud menghibur dengan komposisi 70% dari kegiatan nyata, 30% mengandalkan insting humoris saya. Maka sebelumnya mohon maaf apabila ada kata-kata menyinggung, kasar, kurang sopan atau over eksplisit seperti pengakuan bahwa saya adalah Mahasiswa Manajemen yang paling ganteng se-kamar kosant.
Dini hari tadi saya mengeluarkan skill terpendam berjudul ‘mata vampire anti kantuk’ untuk mereview mata kuliah Manajemen Operasional yang di UASkan hari ini, berhubung saya berniat mengambil konsentrasi ini saya harus berusaha secara maksimal, optimal dan radikal. Hasil awal pagi pukul setengah delapan, saya sudah menebarkan senyum dari pelataran parkir Universitas Widyatama dengan kalimat ‘Bismillah.... I could do best!’.
Sesampainya di ruangan gedung A nomor 401 Universitas Widyatama, berjejer rapi kursi kuliah bertuliskan ‘STIEB chitose’ (ternyata ada tulisan lain diantaranya ‘ipk aing 2,4’, ‘iraha aing wisuda?’ malah ada yang lebih radikal seperti ‘F**k’).
Kursi tersebut berjumlah sekitar 150 buah (estimasi 1 kelompok diisi oleh 30 peserta UAS), walaupun kualitas dan kuantitas para mahasiswi di ruangan ini pantas untuk mengikuti ajang Anak Gadis Sejagad. Namun anda tidak akan suka melihat air muka mereka di ruangan ini, rata-rata wajah setiap peserta memancarkan aura tak enak seperti akan dipenggal Guillotine*.
*Guillotine: alat penggal yang digunakan di Eropa pada abad pertengahan.
Saya yakin bahwa Allah SWT Maha Adil dalam memberikan intelegensia berbeda pada setiap insan bernyawa di dunia ini. Tapi Demi Nabi Nuh As. Arsitek Kapal Laut terhebat yang saya Idolakan, mengapa pertanyaan seputar Manajemen Mutu ini membuat saya hampir muntah? Pertanyaan tersebut berbunyi ;
Soal Teori. 6.e.Hal-hal apa yang menyebabkan sebuah proses berada di luar kendali? Berikan penjelasan!
Jawaban saya : Faktor alam seperti kebakaran, banjir bahkan kiamat.
Jawaban saya : Faktor alam seperti kebakaran, banjir bahkan kiamat.
Yayayaya… saya tahu anda tega meledek penulis yang terkenal dipanggil ‘Yongkru’ ini, saya berharap dengan jawaban seperti itu, para penulis soal ujian menemukan solusi untuk mahasiswa yang daya nalarnya kurang seperti saya. Kejadian ini menyebabkan 3 pengawas menujukan mata pada saya yang sedang setengah tertawa dan setengah tercekik demi menjaga heningnya suasana UAS.
Saya pun keluar ruangan sambil menemani Dosen jelita bernama Ibu Nia Kaniawati,S.E. menuju area parkir kampus. Sesudah keluar dari area Kampus, saya menuju kosant sejawat saya yang mengaku tampan bernama ‘Muhammad Reza’ untuk bertransaksi bisnis Film Blu-Ray.
Nah! disinilah seorang mahluk berbadan gempal gentong, kulit gelap, tipikal wajah tempur, bersuara baritone fals F#m7 bernama keren ‘Pitoy’, berhasil menggerakan jari saya untuk menulis cerpenco* ini. Mahluk ini sangat cocok untuk menguji kadar kesabaran dalam diri anda, karena berdasarkan survey mutu ISU, hasil ujinya 99% nyaris akurat. Setiap respon mahluk ini terhadap subjek jenaka akan membuat seorang Ustad bersiap mengeluarkan ‘Jurus Ruqiyah Pengendali Seribu Iprit’. Namun tunggu saja korelasi catatan saudara pitoy ini.
*cerpenco : kependekan dari CERita PENdek ngaCO
Biarpun saya mengeluarkan skill vampire tadi malam lalu melecehkan pertanyaan ilmiah yang menekan daya nalar saya, akhirnya siang ini saya bisa merebahkan tubuh di kamar kosant Reza.
Menurut testimoni publik, hal paling menyebalkan di dunia ini adalah mimpi buruk, sebaliknya hal paling indah namun semu adalah mimpi indah. Maka mari kita review lagi mimpi saya siang ini. Siap!? Tarik nafas, duduk rileks, jangan lupa siapkan kopi anda, hindari makanan berlemak, ambilah cemilan rendah kalori dan nikmati segarnya cerpenco ini.
***
Malam minggu dingin di jalan ganesha, sang romeo penyabar sedang menanti kedatangan sang juliet dari rapat di dalam kampus. Jam telah menunjukkan pukul enam lewat tiga puluh, di belakangnya berkumandang suara adzan dari mesjid salman, tidak terlalu diacuhkannya ia malah menyalakan rokok.
Adalah hal wajar apabila seorang romeo ini menyalakan rokok di keadaan malam pasca hujan sepuluh menit lalu, tidak lain untuk mengusir rasa dingin sambil menanti kedatangan juliet yang bernama 'Keke Kireina'. Bukan! Ternyata sama sekali bukan dingin fisik, melainkan dingin hati yang dirasakannya, disebabkan masa jomblo menahun yang dideritanya.
Rokok ini sekaligus untuk mengusir sedikit rasa pesimis di malam ini sebab si Romeo yang akrab disapa 'Yongkru ' sempat membayangkan kejadian sekitar 10 menit lagi ketika Keke berkata 'sorry ya ...'. Perlahan angin dingin mengiringi tetes demi tetes hujan gerimis, membuat hatinya semakin gelisah.
Rokok yang dinyalakannya mulai padam oleh tetesan gerimis, matanya memandang rokok yang padam oleh hujan ini seakan cinta yang akan dia nyatakan malam ini sama seperti nasib rokok yang padam oleh dinginnya hati Keke. Dan lamunannya dibuyarkan oleh langkah kaki dari siluet wanita di kejauhan.
Bayang horror akan penolakan semakin kuat dengan derap langkah suara wanita tersebut, Yongkru tak berani memandang pemilik langkah kaki itu, maka matanya masih menjurus ke aspal. Tiba-tiba suara halus dari filter kerongkongan kecil keluar di hadapannya berbicara "maaf mas! nasi goreng yang tadi belum dibayar!"
"Nanti mbak, kalau temen saya itu sukses diterima dia yang bayar mbak" jawab suara jail dibelakang yongkru, Ya seorang temannya sedari tadi duduk di dibelakangnya dengan sepiring nasi goreng yang telah masuk ke dalam tenggorokan senyum-senyum tak karuan.
"buset! bikin kaget aja tuh mbak-mbak! approach sana gih sama elu!" ucap Yongkru kepada rekan setianya bernama ‘Rizki Harris'. Harris tertawa melihat wajah gelisah Yongkru yang akan menyatakan cinta. "haduh! ketawa lagi lu!? doa'in kek!".
Dan perkataan yongkru terhenti, saat sang Julietnya tiba-tiba muncul di depannya, menatapnya dalam-dalam sambil berkata "kenapa yong?" ucap Keke "apa yang musti di doa’in?" tanya Keke kembali. "euuuurrr..... ini euu" ucap yongkru dengan nada terbata-bata dan wajah panik seperti vino bastian yang sedang diincar satpol pp, memang sih wajah yongkru tak jauh berbeda ketika vino bastian diintip memakai sedotan minuman agar-agar.
Alis Keke terangkat naik sebelah, menanti jawaban dari yongkru yang panik gelagapan bagai ikan dikeluarkan dari kolam. Keke yang masih memegang payung malah tertawa "hahaha..." Yongkru menatap heran gadis keturunan bali tersebut "kamu tuh lucu ya kalau lagi bingung!" kata Keke sambil menutup tawa dengan tangan langsingnya.
"Bilang aku ganteng kok susah banget ke?" balas yongkru dengan pede selangit sambil berusaha menyalakan rokok yang sempat padam oleh gerimis dan tiba-tiba suara sambaran terdengar disekitar mereka 'geplakkkk...' tak ada hujan, tak gerimis dan tak ada gemuruh petir tapi suara tersebut datang dari pipi kurus yongkru yang baru saja menerima tamparan dari Keke.
"awww...!!" kata yongkru sambil memegang pipinya, "jangan ngerokok!" bentak Keke dengan wajah cemberut melihat yongkru yang hendak merokok, "kenapa sih? si haris aja ngerokok!" timpal yongkru sambil menunjuk rekan di belakangnya.
"ya udah jangan ditiru!" bentak Keke dengan nada yang lebih keras, "emang kamu siapa ke? pacar bukan!?" kata yongkru, uppsss... nampaknya keangkuhan yongkru sudah melampaui batas, dia tak sadar bahwa Keke adalah gadis pujaannya. "ehemmm....!!" suara sentakan kerongkongan haris melerai pertengkaran mereka.
"Biar jelas gimana kalau lu bilang sejujurnya yong!? bilang aja kalau lu pengen Keke jadi pacar lu!?" timpal haris dari belakang, kontan perkataan haris tersebut membuat yongkru dan Keke saling melotot lalu beradu pandang, namun pandangan mereka berbeda.
Keke menatap yongkru dengan sinis dan heran sedangkan yongkru menatap Keke dengan mata menantang tanpa berharap. akhirnya Keke menundukan kepalanya, menurunkan payungnya, tak satupun kata terucap dari bibirnya hingga angin pemanggil hujan mulai terdengar kembali.
Sedangkan yongkru turun dari motor, menatap Keke yang sedang menunduk memegang kedua tangannya, kini jarak mereka berdiri hanya sejengkal tangan, yongkru senyum-senyum badut tak karuan menatap Keke, sedangkan Keke senyum-senyum genit marilyn monroe menatap yongkru.
Keke masih tersenyum manja, seperti kucing yang kepalanya dielus oleh majikannya, pasukan malaikat perang dalam diri yongkru sedang meneriakan semangat kemenangan melawan rasa pengecut dalam ego yongkru, gambaran dalam diri yongkru terlihat bahwa Keke sedang dipenjara dalam penjara emas bertahtakan berlian dan dikelilingi oleh segala kemewahan.
Sang Raja Kepengecutan yang menguasai diri Yongkru berbicara pada Keke yang saat itu sedang disandera dalam ruangan berisikan tumpukan pasir emas, Raja itu berkata "disinilah selamanya wahai Keke Kireina, bersama kemewahan niscaya aku akan memberikan apapun yang kau mau mulai dari ;
1.Telephone genggam Blackberry dengan pulsa tak terbatas.
2.Kendaraan Mewah yang bahannya terbuat dari es krim coklat.
3.Vila yang letaknya di bukit kota paris.
4.Sepatu berlian yang melayang di atas permukaan bumi.
5.Tas pinggang yang terbuat dari sari batu rubi.
6.Usia panjang dengan wajah yang takkan mengalami penuaan.
7.Para pelayan dari kaum peri.
8.Serta sayap bidadari yang dikirim langsung dari langit ke tujuh"
Keke mendengar dengan seksama semua perkataan Raja Kepengecutan, raja ini wajahnya nyaris mirip dengan Lee Min Hoo (sorry kalau tokohnya kagak update. hehehe! .Penulis).
"Bukankah itu semua yang kau inginkan?" ucap raja itu lagi sembari tersenyum dengan senyuman maut yang wanita manapun melihatnya akan terkapar-kapar jatuh cinta "lalu diriku yang maha sempurna ini, aku dilahirkan dari balik sutra dan satu-satunya pewaris perusahaan minyak dunia milik ayahandaku, pekerjaanku saat ini hanya mandi di jacuzzi lalu menerima laporan penjualan berkala dari perusahaanku...".
"sudah cukupkah kau berbicara pak?" sela Keke sambil menutup matanya dalam-dalam dan mendumel, "kau cantik sekali apabila sedang marah! sayang sekali apabila kecantikanmu tak kumiliki" timpal raja tersebut, "ngomong-ngomong aku masih terlalu muda untuk dipanggil pak!" lanjut raja itu kembali.
Keke mulai berbicara dengan mata berbinar nan menunjukan ketegaran seorang wanita tulus " kau bisa memiliki tubuhku namun hatiku telah dikuasai seorang pemberani dan orang yang pantas kusebut lelaki dalam impianku, sekalipun aku mahluk lemah yang hanya bisa menunggu, menangis, berdandan, bersikap angkuh karena harga diri, namun untuk Lelaki ini aku akan menyerahkan segalanya termasuk cinta tulusku, dia pria menyenangkan yang membuat aku tak peduli dengan keegoisanku, dia mengerti segala keluh kesahku tanpa ku bicarakan kepadanya, dia memperhatikan segalanya di hidupku termasuk kekuranganku, dia pantas menjadi Ayah bagi putra-putriku kelak dan aku inginkan itu hingga maut memisahkan kami "
"dan siapakah lelaki ini?" tanya raja dengan geram, "kalau boleh kutebak! lelaki itu sedang menjemputnya" teriak satu suara garang dibelakang, pria pemilik suara garang itu datang bersimbah darah perjuangan di baju perangnya, satu pedang di tangan kanannya dan satu pedang lagi di tangan kirinya.
"semua anak buahmu telah habis oleh tangan beraniku, sekarang tunjukan aksimu yang ingin menguasaiku!" ucap pemilik suara tersebut sambil melempar satu pedang ke raja.
Kini dua pria itu telah menggenggam pedangnya masing-masing! di ruangan besar ini segalanya akan dibuktikan. Pria ini memulai serangan lebih dulu kepada Raja pengecut dan mereka bertarung sengit layaknya dua singa perkasa dengan gaya pertarungan berbeda".
"Keke! aku pengen kamu jadi wanita kedua di hidup aku!" tanya Yongkru tanpa membuat sedikitpun senyum dibibirnya, hujan tak mampu lagi menghalau peristiwa berharga ini di hidup yongkru, harris berteriak panik melihat dua sedjoli yang tubuhnya sudah basah kuyup diguyur hujan cinta "yong, ke!!!! disini aja!" teriak harris kepada mereka berdua.
Yongkru dan Keke tidak menggubris teriakan haris, mereka berdua tetap berdiri mematung dengan tangan saling menggenggam, mata Keke semakin dalam memandang mata yongkru. Keke tersenyum dan berkata...
Pria ini masih bertarung dengan sisa tenaga yang ia punya melawan Raja Kepengecutan. Raja ini bertarung dengan gerakan efektif dan tak jarang senyum lalu tawa kepuasan meledak keluar dari mulutnya. Keke hanya bisa menonton dengan tangis bercampur rasa bahagia karena lelaki pujaannya datang dan bertarung untuk kebahagiaannya.
"ahhh....!!!" ujung pedang raja menembus rusuk pria ini dan pria ini mengalami pendarahan hebat, lantai marmer berwarna putih gading milik raja seketika itu dihiasi darah segar, "apa untungnya bagimu memiliki wanita ini? bukankah kau disibukan oleh kegiatanmu? semua kegiatan itu sudah sangat membahagiakan hidupmu bukan? wanita itu mahluk yang hanya bisa didekati oleh uang! mereka akan berbicara apabila kita mengendarai kendaraan roda empat? mereka tak bisa didekati oleh wajah jelek dan tak terawat, mereka akan berbicara kepada lelaki berfisik malaikat ketampanan?"
"kau tau….!? Kau salah!"
Yongkru dan Keke yang saat itu diguyur hujan masih diam seribu bahasa, setelah Yongkru berkata "Keke, aku pengen kamu jadi wanita kedua di hidup aku!" sambil tersenyum Keke....
"huahahaha...."
***
"oh my Goddd!!! ini cuman mimpi ya!?" ucap saya yang saat itu terbangun tidur di kosan
Ternyata tawa pitoy menjadi sumber kehancuran arena tersebut dan tawa petasannya itu membuat durasi tidur saya menjadi sangat pendek, tawanya ini berulang-ulang kali meledak melebihi frekuensi kekesalan apabila dia buang angin di depan Gadis Knalpot.
Perlakuannya telah membuat arwah Alm.Jimi Hendrix harus mengelus dada dikarenakan perangai buruknya telah mencoreng kalemnya Dunia Black Skin dan nampaknya dia harus diberi pelajaran oleh para malaikat maut karena telah mengacaukan anugerah yang diberikan Sang Khalik kepada saya siang ini.
Saya bersyukur dan bangga atas prestasi Universitas saya sebagai salah satu Sekolah Tinggi Bisnis bergengsi, namun ada baiknya apabila universitas saya membuat jurusan baru bertajuk ‘Manajemen Tawa/ Laugh Management’ atau ‘Teknik Mekanisme Tawa/Mechanism Laugh Engineering’. Dan saudara pitoy ini akan mendapat kehormatan menjadi bahan praktikum untuk lulusan jurusan tersebut.
Ya Allah Mohon berkahi hari saya yang sempat diganggu anak bangsa bernama Pitoy ini.
![]() |
| Foto Pelakunya |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar